Selasa, 05 Oktober 2010

TIPE BISNIS DI BIDANG TIK

TIPE BISNIS DI BIDANG TIK

Perkembangan teknologi Informatika yang pesat belakangan ini telah memicu timbulnya beragam jenis dan tipe bisnis informatika. Terdapat 2 macam bisnis informatika yaitu produk dan jasa.
1. Produk

  • Hardware / Perangkat Keras
  • Software / Perangkat Lunak

2. Jasa

  • Aplikasi
  • e-commerce
  • Infrastruktur informasi dan komputer

Software

Adalah bisnis yang melakukan pejualan terhadap software/perangkat lunak. Biasanya menerima pemesanan software sesuai kebutuhan perusahaan yang membutuhkan.

Infrastruktur

Adalah bisnis Informatika yang menyediakan sebuah layanan informasi dan komputer, seperti Internet Service Provider, Jaringan Komputer, dll.

ecommerce

Internet berkembang menjadi saluran distribusi global utama untuk produk jasa, lapangan pekerjaan bidang manajerial dan professional.
E-commerce dapat didefinisikan dari beberapa perspektif :

1. Komunikasi : pengiriman barang, jasa, informasi, atau pembayaran melalui jaringan computer atau sarana electronic lainnya.

2. Perdagangan : penyediaan sarana untuk membeli dan menjual produk, jasa, dan informasi untuk internet atau fasilitas online lainnnya.

3. Proses Bisnis : menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui jaringan elektronik, menggantikan proses bisnis dengan informasi

4. Layanan : cara bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus meningkatkan mutu dan kecepatan layanan bagi konsumen.

Perkembangan Bisnis Informatika di Indonesia

Perkembangan teknologi informasi dan komputer menyebabkan perubahan kultur kita sehari-hari yang disebut dengan “information age”. Media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini.

Seperti yang kita tahu permasalahan di dunia ini adalah “ruang dan waktu” oleh karena itu penerapan teknologi informatika sangat dibutuhkan, maka dibutuhkan sebuah penerapan teknologi ini untuk memecahkan masalah. Karena banyaknya permintaan dalam teknologi informasi dan komputer di Indonesia dalam segala bidang maka munculah perusahaan-perusahaan yang bergelut dalam bisnis informatika ini. Seperti contohnya adalah penyedia layanan internet, software house, hosting, dll.

Perkembangan bisnis informatika di Indonesia belakangan ini terjadi peningkatan yang sangat pesat mengingat kebutuhan akan dalam bidang ini sangatlah besar dari tahun ke tahun. Ini menjadikan bisnis informatika menjadi salah satu bisnis yang mempunyai potensi yang cerah untuk kedepannya. Hal ini juga harus didukung oleh sumber daya yang berkualitas, melihat kualitas teknologi informasi dan komputer yang dituntut semakin baik setiap saatnya.

Perkembangan dan kemajuan bisnis informatika di negara kita sudah sangat pesat sekali dan sangat menggiurkan. bisnis ini akan tiada matinya karena dunia IT setiap detik berkembang, oleh karna itu bisnis ini tidak mungkin ada matinya. contohnya saja seperti warnet yang bagaikan rumput liar dimana saja ada. Ini dikarenakannya masyarakat makin membutuhkan informasi. selain warnet yaitu toko hardware yang menyediakan segala kebutuhan di bidang IT, kita sudah tidak kesusahan lagi untuk mencari toko komputer. selain itu masyarakat yang mempunya dana yang lebih mereka ada yang membuat perusahaan IT Konsultan yang akan sedia selalu membantu kantor, perusahaan dan masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan di bidang IT.
Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :

  1. Bidang pendidikan(e-education) Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
    Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.

    Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan.
    Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.

    Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.
  2. Bidang Pemerintahan (e-government) Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain
  3. Bidang Keuangan dan Perbankan Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.

    Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia yang unik dan luas.

    Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.

Selasa, 09 Maret 2010

Pembuat World of Warcraft Ingin Garap Game Konsol

Blizzard, pembuat game World of Warcraft, mengaku tidak semata-mata membuat game untuk PC. Suatu saat nanti mereka juga berharap bisa membuat game untuk konsol.

Hal itu terungkap dalam wawancara Gamasutra dengan dua pentolan Blizzard, Samwise Didier dan J. Allen Brack. Seperti dikutip detikINET dari CVG, Selasa (22/12/2009), Blizzard menegaskan diri sebagai perusahaan yang tidak anti-konsol.

Memang, selama ini game besutan Blizzard (yang kini telah bergabung dengan Activision) adalah untuk PC. Produk paling terkenal dari perusahaan ini adalah seri Warcraft dan World of Warcraft serta Starcraft.

"Kami menggarap game di PC karena kami sudah akrab dengan hal itu dan relatif mudah bagi kami. Dan juga tidak berubah format setiap beberapa tahun, serta tak ada tiga versi yang berbeda," ujar Didier.

Tak seperti PC, pasar konsol memang relatif terpecah-belah. Saat ini setidaknya ada tiga konsol utama yang masing-masing menjanjikan pasar cukup besar: Nintendo Wii, Microsoft Xbox 360 dan Sony PlayStation 3.

Dari kacamata pengembang, membuat game untuk masing-masing konsol butuh waktu dan tenaga yang bisa jadi sama besarnya. Ini berbeda dengan mengembangkan game untuk PC yang praktis hanya terfokus pada satu platform saja: PC berbasis Microsoft Windows.

Brack mengatakan perusahaannya adalah perusahaan yang terdiri dari para gamer. Sehingga bukan tidak mungkin mereka akan membuat game untuk berbagai platform. "Saya punya dua konsol di rumah. Sam juga punya beberapa. Budaya kami adalah gamer. Suatu hari nanti, kami pasti akan membuat game konsol. Saya yakin akan hal itu. Ini hanya soal game apa yang akan dibuat. Game apa yang paling masuk akal?" ujarnya.

Sabtu, 02 Januari 2010

Tugas Softskill Desain Permodelan grafik

Nama : Michael Joseph
Kelas : 3IA06
NPM : 50407550

Tugas Animasi :